Segel seling (shackle) memiliki berbagai fungsi penting dalam berbagai bidang, terutama dalam konstruksi, otomotif, dan industri. Dalam konstruksi, segel seling digunakan untuk pengangkatan beban berat, seperti pengikatan tiang beton, baja struktur, atau alat berat. Selain itu, segel ini juga digunakan dalam rigging dan penopang jembatan, khususnya untuk menyambungkan kabel baja pada proyek pembangunan jembatan atau gedung bertingkat. Dalam dunia permesinan, segel seling berfungsi untuk mengamankan kawat seling atau rantai pada crane atau hoist, serta menghubungkan kabel seling pada mesin pengangkat sebagai pengikat komponen mesin.
Pada sektor otomotif, segel seling digunakan dalam kendaraan 4x4 dan off-road untuk towing atau recovery, serta sebagai pengikat tali derek dan recovery off-road. Selain itu, segel seling juga memiliki peran dalam penyambungan rantai jangkar kapal, rigging tali-temali perahu, dan pengamanan muatan pada truk atau trailer, memastikan rantai pengikat muatan tidak terlepas selama perjalanan. Secara umum, segel seling adalah perangkat pengaman berbentuk pengunci yang digunakan untuk mengamankan kabel seling, tali baja, atau rantai, dan dikenal karena ketahanan tingginya, menjadikannya pilihan utama di sektor-sektor industri, logistik, otomotif, dan konstruksi.